3 Jenis Storage Yang Biasa Digunakan Sebagai Media Penyimpanan Data Bisnis

Sebuah bisnis pastinya memiliki kumpulan data, semakin besar bisnis itu maka akan semakin besar juga data yang dimiliki. Data bisnis akan terus bertumbuh secara masif, untuk memastikan data tersebut aman, maka data tersebut harus disimpan di sebuah media penyimpanan.

Storage merupakan media penyimpanan data yang diolah oleh komputer. Fungsi dari storage itu sendiri untuk menyimpan data dalam jangka panjang dan pendek. Storage biasa digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki database pelanggan, penjualan, produk maupun data lainnya dalam jumlah yang sangat besar. Storage memiliki beberapa jenis, berikut merupakan tiga contoh storage yang banyak dikenal oleh berbagai kalangan bisnis:

  • Legacy Storage

Legacy storage adalah media penyimpanan data yang menggunakan HDD biasa sebagai media penyimpanannya. Arsitektur legacy storage secara historis rumit dan membutuhkan biaya besar dengan data kaku yang digabungkan ke perangkat keras. Peningkatan sering dilakukan bersama vendor, baik dari segi peralatan maupun perangkat lunak berlisensinya. Keterbatasan dari arsitektur itu memerlukan penyedia kapasitas yang berlebihan untuk memenuhi SLA masa depan. Biasanya penyimpanan ini hanya digunakan untuk arsip data-data.

  • Hybrid Storage

Hybrid Storage adalah media penyimpanan data dengan konsep menggunakan jenis HDD dan SSD sebagai media penyimpanan datanya. Hybrid storage menyediakan infrastruktur yang seimbang untuk berbagai workloads. Harga dari hard drive yang terjangkau, sangat cocok untuk file besar dan pencadangan data. Jika throughput tinggi dan dibutuhkan latensi rendah maka data dapat dipindahkan ke SSD dan flash array. Biasanya hybrid storage ini digunakan untuk penyimpanan data aplikasi yang kurang krusial. Keunggulan dari storage ini adalah bisa mendapatkan performa yang baik dengan biaya yang terjangkau.

Gambar 1. Ilustrasi Hybrid Storage

  • All Flash storage

All flash adalah media penyimpanan data teknologi kecepatan tinggi dengan memori yang dapat diprogram secara elektrik. Kecepatan dari all flash storage itu sendiri sesuai dengan namanya, dia dapat menghasilkan data dan melakukan operasi acak secara cepat. All flash storage menggunakan tipe memori SSD non-volatile memory express (NVMe). Memori SSD NVMe tidak memerlukan daya untuk menjaga integritas data yang disimpan, sehingga meskipun daya padam, Anda tidak akan kehilangan data. Dengan kata lain memori NVMe tidak akan melupakan data yang telah disimpan saat disk dimatikan. Biasanya all flash storage ini digunakan untuk menyimpan data-data atau aplikasi penting sebuah perusahaan. Keunggulan dari dari storage ini adalah kecepatan pemrosesannya dan juga tingkat kompresi data. Kompresi data ini bisa meningkatkan efektefitas kapasitas storage, sehingga cost per GB akan lebih murah.

Konsultasikan kebutuhan media penyimpanan bisnis Anda bersama IT consultant Sapta Tunas Teknologi. Temukan solusi terbaik untuk media penyimpanan bisnis Anda dan dapatkan berbagai penawaran menarik dari kami.

Mengapa STT?

Sapta Tunas Teknologi memiliki komitmen yang tinggi dalam membantu pelanggan mencapai tujuan organisasi dan merancang solusi teknologi informasi (TI) sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang mengikuti perkembangan tren teknologi di pasar saat ini.

  • Dedicated Teams           
  • Certified Engineer         
  • Award – Winning
  • Demo Solutions Center
  • Trusted Partner

Referensi:

https://i.dell.com/sites/csdocuments/Shared-Content_data-Sheets_Documents/en/Dell_Storage_Family_Portfolio.pdf

https://www.netapp.com/data-storage/what-is-flash-storage/

Scroll to Top